
BM.Com/Sukabumi-Program ketahanan pangan yang dibiayai dari Dana Desa Nangerang tahun 2025 direalisasikan kepada sektor pertanian yakni budidaya pisang barangan jumbo merah, kacang edamame dan jahe. Pihak Desa gandeng PT Mandiri Banana Indonesia (MBI) yang memberikan konsep dan sering teknologi sistem penanaman sekaligus sebagai penampung hasil panen. Dan juga melibatkan warga desa (para petani) dalam menggarap lahannya.
Pada kesempatan itu Kades Nangerang Unang Suwandi didepan para hadirin, Direktur MNC Land, Dirut dan jajaran komisaris PT MBI, Camat Cicurug, Danramil dan Kapolsek Cicurug serta beberapa kepala desa di wilayah Kecamatan Cicurug,”katanya Rabu, 28/01/2026. Kita sudah tanam pisang sekitar 3 ribu pohon lebih, ditanam sejak Februari 2025, dan hari ini kita melakukan panen perdana. Panen akan dilakukan secara bertahap, Panen pisang diperkirakan mencapai 5 ton dari jumlah yang dipanen sekitar 1.300 tandan,” jelas Unang. Selain itu panen tanaman tumpangsari juga sukses menghasilkan 70 ton kacang edamame, baik hasil pisang maupun kacang edamame diserap oleh PT.MBI dan ada yang dijual ke masyarakat.

Kades Cisaat Nanak sukron memberikan tangapan program yang sudah dilaksanakan oleh desa nangerang selain meningkatkan PAD desa juga bisa dijadikan contoh atau model program ketahanan pangan yang berkesinambungan dimana selain meningkatkan PAD, pangsa pasar yang jelas juga merekrut tenaga keja masyarakat desa. dan patut diacungkan jempol dari 50 masyarakat yang bekerja semuanya sudah dijamin asuransi BPJS ketenagakerjaan, kesehatan, pensiunan hingga kematian, Red
