
Kampung Tugu, 18 Desember 2025 – Telah dilaksanakan kegiatan Serah Terima Sarana Air Bersih pada kamis 18 Desember 2025 bertempat di kampung Tugu RT 005/002 Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan akses air bersih bagi masyarakat serta mendukung derajat kesehatan dan kualitas hidup warga.
Kegiatan serah terima ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan secara simbolis sarana air bersih kepada KPSAB . Masyarakat menyambut baik program ini dan menyatakan kesiapan untuk menjaga serta mengelola sarana air bersih secara berkelanjutan.
Acara ini menandai berhasilnya program WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) yang bertujuan meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Direktur LALI (Lembaga Alam Lestari Indonesia) selaku pelaksana pendampingan program. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa proses pendampingan dan pembangunan sarana air bersih telah selesai dilaksanakan dan saat ini telah dimanfaatkan dengan baik oleh warga Kampung Tugu.
Perwakilan dari PT Tirta Investama sukabumi (Danone-AQUA) selaku mitra pendanaan program menyampaikan harapannya dalam sambutan. Beliau berharap sarana air bersih yang telah terbangun dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kampung Tugu, serta menjadi aset yang dijaga bersama untuk masa depan.

Kepala Desa Bangbayang turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya program ini. Beliau menekankan bahwa bantuan sarana air bersih ini sangat berarti dan akan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih yang layak, sehingga berdampak positif pada peningkatan kualitas hidup.
Sementara itu, perwakilan dari pengelola sarana air bersih masyarakat, yang juga merupakan warga Kampung Tugu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam. “Kami, masyarakat Kampung Tugu, merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan sarana air bersih ini. Terima kasih sebesar-besarnya kepada PT Tirta Investama (Danone-AQUA) dan semua pihak yang telah mendukung program ini. Kini, kami memiliki akses yang lebih baik untuk air bersih sehari-hari,” ujarnya.
Pembangunan sarana air bersih ini diharapkan tidak hanya mengatasi persoalan akses air, tetapi juga mendorong perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tengah masyarakat. Komitmen bersama dari pengelola masyarakat dan pihak desa untuk memelihara sarana ini menjadi kunci keberlanjutan manfaat di masa mendatang.
Sumber deni
